10 Manfaat Mengikuti Ekskul Desain Grafis di Sekolah

Seiring dengan perkembangan dunia digital, memiliki kemampuan di bidang desain grafis adalah salah satu kemampuan yang bisa diperhitungkan dalam dunia kerja. Sejalan dengan itu, semenjak berada di bangku sekolah para siswa perlu dibekali dengan berbagai kegiatan yang relevan dengan trend dan kemajuan ilmu di bidang teknologi.

Untuk memfasilitasi para siswa yang gemar melakukan aktivitas kreatif, sekolah-sekolah mulai menggarap ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat anak muda kekinian, salah satunya adalah ekskul desain grafis, ekskul ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk para siswa dalam berkreasi sesuai bakat yang digemarinya.

Nah, berikut ini adalah 10 manfaat yang bisa didapatkan saat memutuskan untuk bergabung dengan ekskul desain grafis di sekolah.

  1. Mengasah Kreatifitas Siswa

Membuat desain adalah proses kreatif dalam menghasilkan sesuatu yang dikerjakan dengan sepenuh hati sesuai dengan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang. Pada masa sebelumnya, membuat desain bisa dengan cara manual yang membutuhkan perlengkapan lebih banyak.

Seiring dengan melesatnya penemuan dalam bidang teknologi, membuat desain sekarang bisa dilakukan dengan cara kontemporer hanya mengandalkan kemampuan komputer atau gadget ditambah kreativitas yang dimiliki para siswa.

Walaupun dipermudah dengan teknologi yang ada, kegiatan membuat desain grafis untuk para siswa tetap memberikan keuntungan bisa mengasah kreatifitas para siswa, bahkan dengan bantuan teknologi pembuatan desain grafis lebih mudah dan menyenangkan.

  1. Membangun Imajinasi

Selain mengasah kreatifitas para siswa, dengan mengikuti ekskul desain grafis para siswa diharapkan bisa membangun imajinasi yang tidak terbatas ke dalam bentuk karya seni grafis, mereka akan lebih mudah menuangkan ide dan gagasan yang sesuai dengan imajinasinya karena mempunyai fasilitas pendukung yang lengkap baik dalam segi peralatan, lingkungan,  maupun pembina yang kompeten.

  1. Menambah Teman yang Memiliki Hobi Serupa

Setiap ekstrakurikuler di sekolah mempunyai fungsi untuk mengumpulkan orang-orang yang memiliki minat yang sama. Begitu juga dengan ekskul desain grafis, selain mendapatkan pembelajaran mengenai hal-hal yang berhubungan dengan desain grafis, siswa yang bergabung dengan ekskul ini juga memiliki kesempatan untuk menambah teman yang memiliki hobi dan minat yang serupa.

  1. Mempelajari Hal-hal Baru

Banyak hal-hal baru yang bisa didapatkan ketika sudah masuk menjadi anggota ekskul desain grafis, salah satunya adalah berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para senior dan teman-teman yang bergabung dengan ekskul desain grafis. Pencarian gaya desain dan format apa saja yang banyak dipakai oleh para desain grafis saat ini juga bisa dipelajari bersama-sama dengan para anggota lain.

  1. Memahami Dasar-dasar Desain

Sebagai orang yang memiliki minat dalam dunia desain grafis, siswa yang menjadi anggota ekskul desain grafis di sekolah akan dikenalkan dasar-dasar desain yang wajib dipahami, hal ini meliputi tiga unsur yang menjadi pondasi sebuah desain, yaitu warna, simbol, dan tipografi.

Selain itu, para siswa juga akan dikenalkan dengan aplikasi-aplikasi yang menunjang pembuatan desain grafis, serta pembelajaran mengenai “grid system” atau yang lebih dikenal dengan pembagian garis dengan bantuan software.

  1. Menambah Inspirasi Desain

Berada di tengah-tengah senior dan teman-teman yang memiliki minat yang sama, secara tidak langsung bisa menambah pengetahuan sekaligus inspirasi untuk membuat sebuah desain. Proses kreatif kebanyakan lahir dari apa yang sudah pernah dilihat atau ditemui sebelumnya, hal ini kemudian bisa dikembangkan dengan gaya tersendiri oleh orang-orang yang terinspirasi dari sebuah karya yang sudah pernah ada.

Selain menambah inspirasi, bergabung dengan ekskul desain grafis juga bisa menjadi proses belajar dari lingkungan sekitar. Berada di lingkungan yang mendukung akan berdampak baik untuk proses berkembangnya bakat seseorang.

  1. Bisa Mempelajari Proses Desain

Salah satu hal yang bisa sangat bermanfaat bagi para siswa yang memutuskan untuk mengikuti ekskul desain grafis di sekolah adalah bisa dengan mudah mengakses dan mempelajari proses kerja seorang desain grafis dalam mendesain sebuah karya.

Para siswa bisa membedah proses demi proses dalam membuat desain grafis, dalam setiap langkah pembuatan karya para siswa akan diajarkan untuk menggabungkan bentuk dan garis untuk membuat sesuatu. Serta mengenali kombinasi warna yang tepat sehingga karya yang dihasilkan bisa menarik.

Menganalisis langkah-langkah membuat desain akan mempermudah memahami proses-proses yang diperlukan dalam menghasilkan sebuah karya. Banyak hal-hal yang butuh terus dibedah dalam sebuah desain untuk memperkaya pengetahuan para siswa dalam bidang desain grafis yang kelak akan dibutuhkan baik itu untuk menunjang kemampuan di bangku kuliah hingga dalam lingkup dunia kerja.

  1. Belajar Konsistensi dalam Berkarya

Saat memutuskan untuk mengikuti kegiatan sekolah di luar jam belajar formal, para siswa diwajibkan untuk mengikuti agenda dari ekskul yang dipilihnya. Mereka diharapkan bisa meluangkan waktunya untuk mengembangkan minat dan bakat sesuai dengan pilihannya sendiri. Dengan itu, para siswa diberikan tanggung jawab untuk bisa konsisten mengikuti setiap agenda ekskul. Sama halnya saat sudah memutuskan untuk mengikuti ekskul desain grafis.

Dengan secara teratur mengikuti agenda kegiatan ekskul desain grafis, siswa diharapkan bisa belajar dan mengembangkan dirinya dalam mempelajari dan berkarya di bidang desain grafis. Konsistensi ini akan sangat bermanfaat saat para siswa masuk ke dalam dunia kerja, mereka akan lebih mudah beradaptasi dan produktif.

  1. Membuka Peluang Pekerjaan

Banyak sekali peluang karir yang ditawarkan untuk orang-orang yang memiliki keahlian di bidang desain grafis, para siswa yang mengikuti ekskul desain grafis akan mendapatkan manfaat dan peluang lebih besar untuk bekerja sesuai dengan hobinya sebagai desain grafis.

Seorang desain grafis bisa bekerja di perusahaan periklanan atau advertising agency, branding agency, graphic design agency, perusahaan penerbitan, percetakan dan digital printing, software development company, stasiun televisi dan perusahaan film, game development company, lembaga pendidikan, freelance, atau membangun perusahaannya sendiri.

Banyaknya peluang usaha untuk para desain grafis ini berbanding lurus dengan minat orang-orang yang mulai tertarik menggeluti karir di bidang ini, maka ekskul desain grafis juga memiliki tanggung jawab untuk terus mengembangkan kreativitas para anggota untuk mengikuti trend terkini dengan tetap menampilkan identitas karya pribadinya

  1. Mendapatkan Keuntungan Finansial

Setelah mengetahui banyaknya peluang kerja yang bisa dimasuki oleh seorang desain grafis, maka tidak heran jika dengan mengembangkan hobi mendesain karya bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Para siswa yang menjadi anggota ekskul desain grafis bisa diarahkan untuk mengikuti berbagai kompetisi pembuatan logo perusahaan atau lainnya untuk menunjukkan eksistensi karyanya.

Mereka juga bisa terus membuat desain dan mempostingnya di media sosial seperti Facebook, Instagram, Pinterest, dan lainnya. Kumpulan karya ini bisa dijadikan portofolio hasil kerja yang nantinya bisa menarik perusahaan untuk menawarkan kerjasama.

Pembahasan di atas merupakan 10 manfaat mengikuti ekskul desain grafis di sekolah, sebenarnya masih banyak manfaat lainnya yang bisa didapatkan, namun hanya dapat diketahui saat sudah masuk dan mengikuti kegiatan ekskul desain grafis di sekolah. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat.

Menjadi Content Creator yang Sukses

Nama Raditya Dika dikenal sebagai seorang pionir content creator di kanal Youtube sejak tahun 2007 bersama Youtuber Indonesia lainnya seperti Edho Zell, Andovi da Lopez dan Jovial da Lopez, dan Reza Arap. Kemunculan mereka kemudian memberi angin segar kepada para pekerja kreatif untuk mendapatkan keuntungan dengan cara yang serupa, yaitu menjadi seorang content creator.

Terhitung sampai saat ini, banyak content creator baru yang bisa menunjukkan bakat dan kemampuannya diberbagai platform, tidak hanya terbatas di Youtube saja. Content creator mulai merambah ke media sosial lainnya seperti instagram dan TikTok.

Lalu apa saja sebenarnya pekerjaan yang dilakukan oleh seorang content creator? Bagaimana caranya bisa mendapatkan keuntungan dengan menjadi seorang content creator? Pembahasan dibawah ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Sekaligus menguraikan tentang kemampuan apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang content creator serta apa saja prospek kerja yang bisa didapatkan oleh seorang content creator. Simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Apa itu Content Creator?

Content creator merupakan seseorang yang membuat konten berupa informasi yang memiliki nilai edukasi dan hiburan di media digital dengan target audiens tertentu. Seorang content creator pada umumnya membuat materi berupa tulisan, gambar, atau video di berbagai media digital seperti youtube, instagram, Tiktok, Twitter, dan lainnya sebagai seorang influencer, vlogging, podcasting, dan lainnya.

Tugas seorang content creator adalah memberikan informasi baik kepada para audiens dengan mengumpulkan ide-ide menarik, mengolahnya dengan riset dari berbagai literasi, kemudian menciptakan konsep yang cocok dengan visi dan misi dari konten yang diharapkan.

Seorang content creator membutuhkan banyak keahlian yang bisa didapatkan dari pendidikan formal dan otodidak, profesi ini akan sangat cocok dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan dalam industri kreatif, karena kunci utama untuk menjadi seorang content creator adalah bisa membaca kebutuhan pasar dengan mengikuti trend terbaru yang sedang disukai oleh target audiens.

Selain mengikuti trend, seorang content creator juga butuh pengetahuan dasar mengenai teknik, peralatan, dan prinsip-prinsip desain untuk menghasilkan sebuah output konten yang menarik, content creator harus bisa multitasking dalam melakukan berbagai hal, baik hard skill dan juga soft skill.

 Langkah-langkah Menjadi Content Creator yang Sukses

Untuk menjadi seorang content creator yang sukses, salah satu caranya adalah dengan fokus pada tujuan awal saat memulai membuat konten. Ada target audiens yang harus dibuat tertarik dengan konten yang dibuat, kemudian mulai jalin ikatan dengan audiens, dengan begitu konten-konten yang diproduksi akan memiliki pasarnya sendiri secara organik. 

Nah untuk membuat konten yang dibuat selalu konsisten yang menarik perhatian audiens ada beberapa cara yang bisa dilakukan, simak langkah-langkahnya seperti berikut.

  • Pelajari dan Fokus pada Audiens Tertentu

Salah satu cara untuk mendapatkan banyak audiens adalah dengan mempelajari perilaku audiens itu sendiri, seorang content creator harus memiliki konten yang terus mengikuti pola keinginan dan kebutuhan para penontonnya.

Selain mempelajari kebutuhan dan keinginan audiens, content creator juga harus terus menyesuaikan kreativitasnya sesuai dengan fokus konten yang diproduksi. Misalnya seorang content creator yang fokus pada konten beauty influencer di youtube, mereka harus selalu membuat konten berupa beauty content, seperti tips make up, review beauty product, dan hal-hal yang relevan dengan fokus kontennya, sehingga para audiens akan selalu menonton channelnya.

  • Membuat Konten yang Berkualitas

Seorang content creator juga dituntut untuk bisa memproduksi konten-konten yang berkualitas, mereka harus memiliki kesadaran penuh bahwa konten yang mereka bagikan adalah tanggung jawabnya sendiri, konten yang mereka produksi secara luas akan dilihat oleh banyak kalangan dan sebagian akan membawa pengaruh pada penontonnya.

Maka dalam membuat konten di media manapun, seorang content creator butuh riset dari berbagai literasi yang valid dan terpercaya, buat konten yang tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi menambah kualitasnya dengan informasi bermanfaat dan sarat edukasi.

  • Update dengan Trend yang Sedang Diminati

Agar bisa bertahan menjadi content creator yang mendapatkan keuntungan dari konten-konten yang diproduksi, butuh kerja keras yang tidak berkelanjutan. Seorang content creator harus memiliki pengetahuan yang luas tentang berbagai macam hal yang terjadi di fokus industri yang digeluti.

Misalnya seorang content creator yang fokus pada industri mode, mereka harus selalu mengupdate informasi terkini tentang trend fashion yang sedang populer di dunia. Buat para audiens betah menikmati konten-konten yang dihadirkan dengan selalu memperbaharui terus informasi tentang minat yang mereka sukai.

  • Membuat Konten Secara Rutin

Memproduksi sebuah konten tidak bisa dianggap main-main, jika ingin menjadi seorang content creator yang sukses maka harus sadar tentang pentingnya konsistensi dalam mengembangkan sebuah konten.

Buatlah jadwal unggahan secara rutin sehingga saat ada satu konten yang disukai oleh para audiens mereka akan menemukan konten relevan dari satu akun yang sama, teknik ini bisa dijadikan sebagai cara menjaring basis audiens setia.

  • Lakukan Kolaborasi dengan Content Creator Lain

Sangat jarang menemukan seorang content creator yang sukses tanpa melakukan kolaborasi dengan content creator lain. Buatlah jaringan dengan content creator baik itu yang memiliki fokus yang sama atau lintas tema, cara ini banyak dilakukan pada konten-konten yang diunggah di Youtube untuk menambah jumlah viewer dan subscribers.

Skill yang Harus Dimiliki oleh Seorang Content Creator

  • Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bahwa untuk menjadi seorang content creator butuh banyak kemampuan yang harus dikuasai. Beberapa diantaranya adalah skills seperti berikut.
  • Kemampuan melakukan riset (Research Driven) 
  • Membutuhkan ide dan proses kreatif
  • Fleksibel untuk mempelajari banyak hal
  • Kemampuan multitasking
  • Kemampuan menganalisis sebuah
  • Kemampuan menganalisis data-data digital
  • Keahlian pengorganisasian dan scheduling
  • Kerjasama dan kolaborasi

Prospek Kerja Seorang Content Creator

Dalam dunia yang mulai bergeser menggunakan semua hal yang serba digital, keputusan menjadi seorang content creator membuka peluang kerja yang sangat luas. Berikut ini adalah beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan oleh seorang content creator.

  1. Youtuber

Banyak sekali jenis konten yang bisa diunggah di media youtube, mulai dari menjadi seorang food vlogger sampai menjadi film reviewer, ada penghasilan yang bisa didapatkan saat konten yang diunggah mendapatkan viewer banyak dengan berbagai cara tertentu, baik itu kesempatan kerja sama atau pendapatan iklan langsung dari Youtube.

  1. Instagram Influencer

Saat ini banyak selebgram yang memperoleh pendapatan fantastis dari membuat konten-konten di instagram, mereka akan memberikan atau mendapatkan tawaran bekerja sama dari brand-brand tertentu untuk menjadi media partner. Sekali ungguh para selebgram ini bisa mendapatkan harga yang cukup tinggi.

  1. Vlogger

Untuk para content creator yang menyukai kegiatan tertentu, menjadi seorang vlogger juga bisa menjadi pilihan tepat. Tentukan minat di satu bidang kemudian kembangkan dengan gaya penceritaan yang kreatif, misalnya untuk yang suka berpetualang buatlah channel Youtube yang fokus pada kegiatan jalan-jalan ala travel vlogger.

  1. Penulis

Content creator tidak hanya terbatas pada pembuatan konten-konten visual saja, banyak juga yang membutuhkan seorang content creator yang fokus pada dunia kepenulisan. Mereka bisa mengawali karirnya sebagai seorang blogger kemudian mengembangkan kemampuannya menulis di media-media online menjadi content writer.

Pembahasan di atas adalah uraian tentang bagaimana cara sukses menjadi seorang content creator, lengkap dengan berbagai pilihan prospek kerja yang sesuai dengan minat. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat.

Kirim Pesan
Optima Tech Academy
Terima kasih telah menghubungi kami. Untuk pertanyaan bisa klik kirim pesan.